K.H. M. Ilyas Ruhiat
Mohamad Ilyas lahir pada 31
Januari 1934. Ia putra pasangan Ajengan Ruhiat dan Siti Aisyah. Ilyas hanya
nyantri di Cipasung. Sejak kecil, ia berpembawaan tenang dan sejuk, namun
kharisma dan kecerdasannya diakui oleh para ulama di kalangan NU dan non-NU. K.H.
Ilyas memulai kariernya di organisasi NU sejak 1954, terpilih sebagai ketua NU
Cabang Tasikmalaya. Saat itu ia merangkap ketua Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama
Jawa Barat. Tahun 1985-1989, ia menjadi wakil rais Syuriah NU Jawa Barat.
Pada saat muktamar NU di Krapyak, K.H. Ilyas menjadi salah satu
anggota rais Syuriah PBNU. Kemudian, sejak Musyawarah Nasional dan Konferensi
Besar NU di Bandar Lampung tahun 1992, ia ditunjuk sebagai pelaksana rais am
Syuriah NU, menggantikan Rais Am K.H. Ahmad Siddiq, yang wafat. Kemudian, ia
menjadi rais am untuk periode berikutnya(1994-1999), mendampingi K.H.
Abdurrahman Wahid alias Gus Dur sebagai ketua umum PBNU.
K.H. Muhammad Ilyas Ruhiat, atau kerap disebut “Ajengan Ilyas”,
adalah sosok yang sangat santun, lembut, mengayomi, dan menebarkan aura
kesejukan. Kepribadiannya mencerminkan tipikal ulama NU sejati: penuh
toleransi, bersahaja, dan gandrung pada kedamaian. Potret kesejukan Kiai Ilyas
Ruhiat semakin mengemuka ketika NU diguncang prahara usai Muktamar Cipasung
tahun 1994. Ketika itu perhelatan lima tahunan tersebut berakhir dengan
pecahnya kepengurusan PBNU ke dalam dua kubu, pro Gus Dur dan pro Abu Hasan.
Bahkan, kelompok kedua itu sempat mengadakan muktamar luar biasa di Asrama Haji
Pondok Gede.
Lima tahun kemudian, dengan pendekatannya yang menyejukkan,
perlahan warga NU kembali bersatu. Ketika merasa tugasnya untuk menyatukan
jam`iyah sudah selesai, bapak tiga anak ini kemudian mengundurkan diri pada
Muktamar Lirboyo 1999. Ajengan Ilyas lebih memilih kembali mengajar di
pesantrennya di lereng Gunung Galunggung.
Ajengan Ilyas wafat pada Selasa 18 Desember 2007. Pengasuh
Pesantren Cipasung, Singaparna, Tasikmalaya, Jawa Barat, ini berpulang ke
hadirat Allah SWT dalam usia 73 tahun.
Bersambung...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar